Loading...
Wednesday, June 20, 2012

[Profil] Arumi Ekowati


[Profil Penulis]

Arumi Ekowati
dari Kecil Suka Menggambar


Arumi Ekowati lahir di Jakarta tanggal 6 Mei. Sejak kecil senang menggambar dan menulis cerita fiksi. Paling suka kisah peri dan cerita detektif. Saat kecil dulu seringkali berkhayal menjadi detektif cilik yang pemberani dan cerdas. Khayalan menjadi detektif benar-benar diresapinya saat berlibur ke rumah nenek di Desa Janten, Kulon Progo, Jogjakarta. Saat itu ia sudah kelas satu SMA, pertama kalinya berlibur hanya berempat dengan adik dan dua sepupunya. Ia pun berkhayal menjadi empat sekawan. Kebetulan sesampai di rumah nenek, ia dan sepupunya mendapat hadiah kalung emas. Saat mereka berempat bersepeda berkeliling desa, ia mencurigai seorang lelaki misterius yang terus mengikuti mereka juga dengan sepeda. Ternyata lelaki misterius itu adalah tetangga nenek. Pantas saja jalur yang dilaluinya sama.
Setelah dewasa, hobi menggambar ditekuninya dengan bekerja sebagai arsitek. Namun tetap tak melupakan hobi menulis cerita fiksi. Sampai akhirnya bosan menjadi pegawai dan memutuskan menekuni usaha sendiri melukis sepatu kanvas sembari menulis cerita fiksi. Kisah perjalanannya dari menjadi arsitek hingga membuka usaha sendiri melukis sepatu memenangkan juara kedua kompetisi menulis kisah “Bye-bye Office” yang kemudian dibukukan menjadi antologi kisah “Bye-bye Office” oleh MIC Publishing.
Cerpen pertamanya dimuat di majalah Aneka Yess tahun 2005 berjudul “Kucing Misterius” yang terinspirasi dari seekor kucing kampung blasteran anggora berbulu kuning milik tetangganya yang sering main ke rumah. Setelah itu cerpen-cerpennya mulai bermunculan di berbagai majalah remaja seperti Kawanku, Hai, Say, Teen, Story dan tabloid Gaul.

Mulai menulis cerita anak pada tahun 2009. Cerpen anak pertamanya dimuat di majalah Kreatif. Kemudian cerpen anak kedua karyanya dimuat di Kompas Anak juga pada tahun 2009. Tahun 2010 cerpen anak karyanya kembali dimuat di Kompas Anak. Selain cerpen, resensi buku anak buatannya juga beberapa kali dimuat di Kompas Anak. Beberapa cerpen anak karyanya juga dimuat di majalah Bobo dan Girls. Beberapa cerpen anak yang telah dimuat di Bobo kemudian masuk dalam Kumpulan Cerpen Bobo nomor 75 dan nomor 76, serta salah satu dongengnya masuk dalam Kumpulan Dongeng Bobo nomor 69.
Hingga kini, ia masih senang menulis dalam berbagai genre. Cerita anak, remaja, komedi, misteri dan romance. Cerita komedi karyanya berhasil lolos dalam kompetisi menulis yang diselenggarakan penerbit Gradien dan dibukukan menjadi “Anak Kos Gokil”. Cerita komedi yang lain juga lolos dalam kompetisi yang diselenggarakan penerbit Leutika dan dibukukan menjadi kompilasi “Crazy Moments”. Bahkan terakhir mencoba menerima tantangan menulis novel cerita romance Korea dan Jepang, yang telah terbit di antaranya adalah : Saranghaeyo (Aku Cinta Kamu), Symphony of Love, Four Seasons of Love, Sweet Sonata dan Sakura Wish. Masih bercita-cita suatu hari nanti bisa menciptakan novel cerita anak detektif cilik, seperti karya penulis favoritnya ‘Noni’ dan ‘Pulung’-nya Bung Smash, ‘Imung’-nya Arswendo Atmowiloto dan detektif-detektif cilik karya Enid Blyton.
Bagi yang ingin berteman, sila add fb-nya facebook.com/arumi.ekowati dan follow twitternya @rumieko Boleh juga krim email ke rumieko@yahoo.com atau arumieko@gmail.com  Ditunggu yaaa

2 komentar:

Widya R said...

Uhuyyyy!! Futunya cantekkkk!

Asy-syifaa Halimatu Sadiah said...

Waah, ini Mbak Arumi penulis novel Monte Carlo itu ya? Ternyata penulis cerita anak juga jadi penulis novel, hehe...

 
TOP